Wednesday, August 31, 2011

Potret Sekitar Kampus di Indonesia

Anak Jalanan di Simpang Dago Bandung
Inilah gambar anak jalanan di simpang Dago, yang sedang menghitung uang receh hasil mengamen mereka. Lokasi ini dikelilingi beberapa kampus terkenal di Indonesia dan kota Bandung. Institut Teknologi Bandung, dan beberapa kampus swasta megah lainnya. Semua kampus kampus tersebut berlomba-lomba mendidik siswanya menjadi ahli, dengan kualitas bintang lima. Lulusannya di didik untuk bersaing, supaya bisa bekerja di perusahaan manca negara (Multi National Company), top 5, top 10 perusahaan kelas dunia. Ada duit bisa kuliah, mengambil sertifikasi international, tidak ada duit DO, tamatlah riwayatnya. Dari data-data yang saya kompilasi suatu kampus swasta di Bandung men DO hampir 58% mahasiswanya karena tidak ada kemampuan lagi untuk pembiayaan kuliah.

Enterpreneur cilik atau korban kapitalisme?
Anak ini sekolah, kelas 5 SD, dia berjualan cobek dan ulegan itu setiap hari minggu. Rumahnya di luar kota. Jadi dia pagi-pagi buta naik kereta api diesel dari rumahnya ke kota, berjualan dan pulang kembali ke rumah di malam harinya. Sepasang cobek dan ulegan dia tawarkan dengan harga 15 ribu, boleh tawar, kata si anak.

Sudah sejak 1920 ITB berdiri, perubahan dan dampak untuk komunitas masih dipertanyakan. Penelitian, kegiatan memang menghasilkan GELAR, tapi DAMPAK UNTUK SOCIETY dan KOMUNITAS apa? masih dipertanyakan. Gelar kita Prof. Dr. Ir. MSc, MA, PhD, MBA, MM, tapi saya pikir lebih baik orang yang memberi dampak untuk komunitas dan society yg lebih pantas di beri gelar.
Kita memang di didik untuk menjadi Kapitalis, untuk bekerja di perusahaan Kapitalis, bergaya Kapitalis, oleh kampus Kapitalis. Tapi kita masih bisa bertobat berubah, meminta hati yang baru yang perduli dari Tuhan.

Mari kita berubah dan berkolaborasi untuk Mendirikan Kampus Gratis di Indonesia dengan menggalang dukungan sampai 40.000.000 orang, bersama kita akan memiliki Bank Komunitas (Microfinance), mari kita semua belajar tentang Grameen Bank (Bank di Bangladesh yang dimiliki oleh 8,3 juta orang pemiliknya), dan belajar ber Komunitas seperti Mondragon Cooperation Cooperative di Spanyol, usaha Komunitas milik bersama yang menggurita ke manca negara.

Komunitas ini akan menjadi besar seperti Snow Ball, bahkan Tsunami, yang menggulung Kapitalisme, Keserakahan, Kesewenangan, Ketidakadilan, Praktek Praktek Non Good Governance di Pemerintahan, Lembaga Eksekutif, Yudikatif, Legislatif, dan mari bersama kita membuat wajah Indonesia yang lebih baik.

Salam
Facilitator Founder
Gerakan 40.000.000 orang untuk membangun kampus gratis di Indonesia
Baca selengkapnya ...

Tuesday, August 30, 2011

Papan Catur, Penemunya dan Seorang Raja

Jumlah beras yang harus di isi
Konon, katanya catur itu berasal dari India. Penemunya seorang ahli matematika. Sejak ditemukan, catur langsung begitu populer dan sangat disukai, sehingga raja yang sedang berkuasa di India memanggil penemunya. Menyuruh si ahli matematika ini meminta apa saja sebagai hadiah.

Setelah berpikir sesaat, si penemu berkata, "Paduka, dalam papan catur ada 64 petak, saya meminta diberi butir-butir beras sesuai dengan jumlah petak yang ada ini. Petak pertama diisi dengan satu butir beras, petak kedua diisi 2 kalinya petak pertama, yaitu 2 butir beras. Petak ketiga diisi dengan 2 kalinya petak kedua, yaitu 8 butir beras. Petak keempat diisi dengan 2 kalinya petak ketiga, yaitu 16 butir beras. Begitu seterusnya sampai petak ke-64 yang disi 2  kalinya petak ke-63 terisi penuh."

Sang Raja tersinggung dan marah karena merasa terhina. Masa seseorang meminta hadiah berupa butir beras.

Tetapi sang penemu berkata, "Raja lakukanlah itu, saya mempertaruhkan leher saya untuk itu. Raja setuju, taruhannya adalah leher si penemu.

Lalu sang raja menyuruh kepala lumbung istana memenuhi permintaan ini. Papan catur dibawa ke dalam lumbung. Sang kepala lumbung meletakkan dua butir beras di petak pertama, empat butir di petak kedua, delapan butir di petak ketiga, begitu seterusnya. Baru sampai di petak ketujuh tumpukan beras mulai berantakan. Bahkan butir-butir beras sudah tidak bisa dimuat ke petak ke delapan, karena ada 256 butir yang harus dimasukkan.

Kepala lumbung menemui si penemu yang masih duduk di hadapan raja, mengatakan kalau ia mulai tidak bisa mengisi butir-butir beras di petak kesembilan.

Sang penemu berkata, "Kalau begitu, sekarang beras-berasnya dimasukkan ke dalam karung saja.

Kepala lumbung kembali ke lumbung istana. Butir-butir beras untuk petak ke-9 yang isinya 512 butir beras dimasukkan ke dalam karung. Begitu juga beras untuk petak ke-10 yang berisi 1024 butir. Sekarang ia sudah mulai mengalami kesulitan menghitung sehingga meminta bantuan anak buahnya.

Sampai petak ke-16 mereka harus bekerja setengah mati, petak ini harus diisi dengan 65536 butir beras yang langsung dimasukkan ke dalam karung. Setelah beberapa hari bekerja, entah sampai kotak yang keberapa -- yang pasti belum sampai petak terakhir -- lumbung istana sudah hampir habis.

Para petugas lumbung sangat bingung, mereka akhirnya melapor ke raja kalau tugas ini sangat berat dan tidak masuk akal. Mereka tidak mampu lagi menghitung butir-butir beras untuk petak yang kesekian.

Lalu raja ingat sang penemu telah mempertaruhkan kepalanya. Jadi ia dipanggil kembali untuk dipenggal kepalanya. Ia tidak bisa berbuat apa-apa karena telah berkata akan mempertaruhkan kepalanya.

Ini hanyalah sebuah cerita yang kutambah disana-sini. Kita lihat saja sekarang secara matematika bagian cerita ini.

Kalau memakai kalkulator, dengan cepat kita akan mendapatkan berapa butir beras yang dibutuhkan untuk mengisi petak ke 64, yaitu 18.446.744.073.709.551.616 butir. Angka yang aku tidak tahu cara menyebutkannya.

Mari kita berandai-andai, jika kepala lumbung mengerahkan 50 orang pekerja untuk membantunya, dan mereka membutuhkan waktu satu detik untuk menghitung 50 butir beras - maka untuk menghitung beras di petak ke-64 mereka membutuhkan 18.446.744.073.709.551.616 / 50, yaitu 368.934.881.474.191.032 detik atau 4.270.079.646.692 hari. Jika kita menjadikan angka ini ke dalam tahun, tinggal membaginya dengan 365 sehingga menjadi 11.698.848.347 tahun
T_{64} = 1 + 2 + 4 + \cdots + 2^{63} = \sum_{i=0}^{63} 2^i  = 2^{64} - 1 \,
Jadi, masih berandai-andai, mereka membutuhkan waktu 11.698.848.347 tahun untuk menyelesaikan pekerjaan ini, dengan 24 jam kerja, tanpa makan, tanpa minum, tanpa tidur.

Raja telah meremehkan seorang ahli matematika. Tetapi raja tetaplah raja. Ahli matematika tetap kehilangan kepalanya, dan ini hanyalah sebuah cerita.

Pesan Moderator:

Dear teman-teman, yang perduli dengan Transformasi Bangsa di Indonesia, ini yang kita mulai dengan pemberdayaan dan melayani dengan bekerjasama mengembangkan Green Energy, Renewable Resource, dari Sumber daya alam yang melimpah di Indonesia, untuk mendidik secara gratis mereka yang tersisihkan, We CARE, and We EMPOWER Them. Jika teman-teman terinspirasi dengan kisah di atas, berkenan kiranya menambahkan anggota di Group ini dengan mengclick link: Add Friends To Group  http://www.facebook.com/groups/freecampus di bawah foto members. Dan menambahkan orang orang yg memiliki hati untuk perubahan di Negeri ini. Bersama kita bisa. Sama seperti menambahkan 2 beras, 4, 8, 16, kontribusi teman teman sekalian menambahkan 2,4,6,8 orang di group ini memberikan arti untuk komunitas ini.

40 juta jumlah yang kecil dibandingkan jumlah beras yg harus di isi ke papan catur. Tetapi hati rekan rekan sekalian lebih besar dari angka jumlah beras dipapan catur tersebut. God Bless You All.

DALAM KEBERSAMAAN DAN MELAYANI KITA KUAT DAN MENJADI BESAR

Moderator
Baca selengkapnya ...

Knowledge Management (by Onno W Purbo)

Dalam tulisan ini saya mencoba membahas hal yang lebih abstrak daripada sekedar teknologi informasi biasa. Knowledge Management (KM) adalah sebuah konsep yang relatif baru yang bergerak di atas infrastruktur teknologi informasi (Internet & Intranet) yang ada. Sangat berbeda dengan dengan konsep e-commerce yang hari-hari ini sedang booming dan banyak di minati oleh orang banyak. E-commerce seperti kita rasanya sebetulnya hanyalah membuat effisien proses perdagangan yang sudah ada supaya lebih cepat dan dapat di akses dengan mudah dari segala penjuru dunia.

Berbeda dengan konsep-konsep effisiensi prosedur, knowledge management di fokuskan untuk menjadi seseorang / sebuah institusi agar menang dalam kompetisinya karena memiliki pengetahuan yang lebih baik daripada kompetitor-nya. Isu utama di knowledge management adalah competitiveness. Competitiveness tersebut di peroleh dengan cara mengelola pengetahuan yang kita miliki dengan baik dan effisien.


Pada saat ini di Indonesia sedang terjadi gerakan untuk membangun knowledge infrastructure yang berbasis knowledge management yang di motori oleh Knowledge Management Reseach Group (KMRG) ITB yang di ketua oleh Ismail Fahmi. Melalui infrastruktur pengetahuan yang dibangun berbasis Web diharapkan dapat mengkaitkan banyak sekali institusi pendidikan dan beberapa institusi komersial / non-pendidikan supaya proses tolong menolong dalam mebuat bangsa ini lebih pandai terjadi.


Dalam konsep baru - knowledge management – sebuah institusi secara sadar dan komprehensive akan mengumpulkan, mengorganize, men-share, dan menganalisa pengetahuan yang mereka miliki untuk tujuan-tujuan di masa mendatang. Di tahun 2000 ini, setahu saya tidak banyak institusi / perusahaan di Indonesia yang secara serius mempunyai knowledge management secara menyeluruh. Umumnya yang ada beberapa perusahaan memfokuskan pada proses yang ada dan mencoba agar menjadikan satu proses-proses tersebut menjadi satu kesatuan.


Knowledge management sendiri merupakan sebuah proses yang kompleks, oleh karena itu tidak mungkin dapat ditangani oleh sebuah vendor saja. Untuk dapat sukses mengimplementasikan knowledge management harus secara cantik menggabungkan berbagai solusi yang ada menjadi satu kesatuan yang komprehensive.

Dalam sebuah artikel di Information Week, Jeff Angus & Jeetu Patel menggambarkan empat (4) proses yang menggambarkan knowledge management yang dapat di tuliskan dalam sebuah tabel di bawah

Proses Utama

Aktifitas

Pengumpulan & pemasukan data

OCR & scanning 
Pemasukan suara
Mengambil informasi dari berbagai sumber
Mencari informasi untuk dimasukan

Pengorganisasian / pengkatalogan

Pengindexan
Pemfilteran
Link / penghubungan

Pemurnian
& Pemberian konteks

Kerjasama
Compacting
Projecting
Data
Mining

Aliran diseminasi

Sharing 
Alert
Push


Sebuah rencana knowledge management, pertama kali tentunya harus melakukan survey akan kebutuhan institusi tersebut. Dengan memperhitungkan semua aktifitas di atas untuk memenuhi kebutuhan yang ada. Tantangan selanjutnya adalah menemukan atau membuat perangkat lunak yang cocok dalam konteks-nya untuk rencana secara keseluruhan.

Jika kita melihat lebih dekat apa yang dilakukan oleh orang di bidang knowledge management – saya coba menyadur tulisan dari Karl E. Sveiby yang cukup menarik. Tampaknya kalau melihat secara teliti maka ada dua (2) buah jalur utama yang di ambil oleh orang tentang Knowledge Management (KM).

Jalur KM = Manajemen dari informasi. Peneliti & praktisi di bidang ini umumnya mempunyai pendidikan di bidang komputer dan / atau ilmu informasi. Mereka terlibat dalam pembangunan Sistem Informasi Manajemen, AI, re-engineering, groupware dll. Bagi mereka pengetahuan = objek yang dapat di identifikasi dan di proses dalam sistem informasi. Jalur ini baru dan berkembang sangat pesat pada saat ini, terutama dengan berbagai perkembangan di dunia komputer.

Jalur KM = Manajemen dari orang. Peneliti & praktisi di bidang ini cenderung memperoleh pendidikan di bidang philosofi, psychologi, sosiologi dan bisnis / management. Mereka umumnya umumnya terlibat dalam pengaksesan, pengubahan dan perbaikan skill & perilaku manusia secara individu. Bagi mereka pengetahuan
= proses, sebuah set kompleks dari skill dinamis, know-how dll yang terus menerus berubah. Secara tradisional mereka terlibat dalam proses belajar dan proses manajemen kompetensi individual ini – seperti seorang psycholog – atau pada tingkat organisasi – seperti philosofer, sosiolog atau teoritis organisasi. Jalur ini sudah tua dan tidak berkembang demikian pesat.

Tingkat: Perspektif Individual. Fokus dari penelitian & praktek pada individual.

Tingkat: Perspektif Organisasi. Fokus dari penelitian & praktek pada organisasi.

Dalam tabel 2x2 dapat kita lihat Knowledge Management sebagai berikut


Jalur

Knowledge = Objek

Knowledge = Proses

Tingkat Organisasi

Re-engineering

Teoritis Organisasi

Tingkat Individual

AI-spesialis

Psycholog

Tentunya karena perbedaan latar belakang pendidikan yang cukup ekstrim tersebut, sering kali bahasa yang digunakan oleh kedua sisi tersebut akan berbeda satu dengan yang lain jika berbicara satu dengan yang lain.

Secara umum berbagai inisiatif knowledge management dapat dipetakan dalam tiga (3) hal besar untuk aset intangible, yaitu, struktur eksternal, strukur internal dan kompetensi dari SDM. Dalam contoh tabel berikut di gambarkan beberapa contoh aplikasi yang real dari berbagai inisiatif yang ada.



Struktur External

Struktur Internal

Kompetensi SDM

Peroleh pengetahuan dari customer.

Bangun budaya untuk berbagai pengetahuan.

Buat jenjang karir berbasis knowledge management.

Berikan customer tambahan pengetahuan.

Buat revenue baru dari pengetahuan yang ada.


Buat lingkungan terbatas untuk transfer pengetahuan.


Tangkap pengetahuan  yang ada di masing-masing individu, simpan, sebarkan & gunakan.
Belajar dari simulasi dan instalasi pilot projek.


Ukur proses pembuatan pengetahuan dan aset intangible.




Baca selengkapnya ...

Thursday, August 25, 2011

Di Jerman Sekolah Gratis [Biaya ditarik dari Iuran Sosial]

Heidelberg University
Di Jerman Sekolah Gratis [Biaya ditarik dari Iuran Sosial]

Mungkinkah kuliah di Jerman?, pertanyaan tersebut kadang kala muncul dalam benak kita. Sebuah angan-angan atau impian di saat kita sedang melihat atau bertemu teman, handai taulan dan sahabat yang sedang atau baru saja selesai belajar di luar negeri. Namun bila kita sedang sadar akan keadaan diri kita, rasa-rasanya pertanyaan tersebut betul-betul hanya sebuah impian kosong. Cita-cita? Akan tetapi bila kita mau sedikit berusaha dengan mencari informasi situasi sekolah di Jerman, maka pertanyaan tersebut akan mudah untuk menjadi sebuah kenyataan. Hal ini sesuai nasehat dari Bung Karno, gantungkan cita-citamu setinggi langit dan kejarlah ilmu hingga ke negeri Cina.

Untuk mewujudkan impian tsb, sebenarnya tidaklah begitu sulit. Modalnya hanya sebuah keberanian berpetualangan dan siap mengambil keputusan dalam kondisi yang sulit serta siap mandiri total. Persyaratan tersebut merupakan modal pokok bagi seseorang yang mau belajar di luar negeri. Setelah itu baru dukungan finansial yang diperlukan. Bila modal pertama belum dapat dipenuhi, maka walau didukung finansial yang cukup, hasilnya akan kurang memuaskan. Adapun hingga saat ini, berdasarkan pemantauan penulis negara tujuan utama bagi lulusan pelajar Indonesia yang akan melanjutkan studi ke luar negeri adalah pertama Amerika Serikat, dan kedua Australia. Setelah itu negara lain seperti Inggris, Jerman, Jepang, dll. Sesungguhnya negara lain seperti Jerman merupakan tempat yang menarik untuk dilirik. Hanya sayang sekali belum banyak informasi tentang Jerman yang menggambarkan situasi belajar dan tantangan serta hambatan yang ditulis dalam bahasa Indonesia. Oleh karena itu penulis pada kesempatan ini akan sedikit menutup kekurangan tersebut dengan artikel singkat ini. Jerman adalah bekas negara yang kalah perang dalam perang dunia kedua seperti halnya Jepang. Sebagai peringatan akan kekalahan dalam perang dunia tersebut, maka kota Berlin yang saat ini menjadi ibukota Republik Federasi Jerman dibagi menjadi dua bagian, sebelah timur dikuasai pihak Russia dengan sekutunya dan sebelah barat di kontrol oleh sekutu yang dipimpin oleh Amerika Serikat. Inggris dan Perancis mendapatkan wilayah kekuasaan juga di wilayah Jerman ? Berlin Barat. Namun setelah mantan Kanzler Helmut Kohl dan Gobarchov masing-masing selaku kepala pemerintahan Jerman Barat dan Russia mewakili Jerman Timur bergandengan tangan melakukan reunifikasi kota Berlin, maka sekarang kota Berlin menjadi satu. Hal ini juga menjadi tanda bersatunya negara Jerman menjadi satu kembali dengan ditandai runtuhnya tembok Berlin pada tahun 1990.

Walaupun negara telah hancur total akibat kekalahan perang, namun setelah melalui kerja keras dan didukung tehnologi yang telah dikuasai. Maka setelah setengah abad lebih berlalu Jerman menggeliat seperti Jepang berubah menjadi negara modern. Kemajuan dibidang tehnologi permesinan yang dicapai sangat mengharumkan. Hal itu dibuktikan dengan bersinarnya pabrik mobil Mercedes dan BMW. Kemajuan Jerman ini menjadikan negara tersebut menjadi motor di bidang ekonomi dan tehnologi bagi negara tetangganya di wilayah eropa. Dan sebagai lambang puncak kemajuan negara-negara Eropa khususnya Jerman, maka bersatulah mereka,  membentuk Uni Eropa, penyatuan ini mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 2002 dengan diberlakukannya mata uang Euro untuk kehidupan sehari-hari. 


Dengan kemajuan di bidang tehnologi dan ekonomi tersebut, maka Jerman akhir-akhir ini banyak dilirik orang Indonesia sebagai tempat salah satu pilihan untuk melanjutkan sekolah. Kebanyakan mereka ingin melanjutkan di tingkat perguruan tinggi. Pilihan ini wajar dan logis bagi kita semuanya. Karena negara yang maju dan modern seperti Jerman, Amerika, Jepang, Inggris, Perancis, dll, akan diikuti pula dengan kemajuan di bidang pendidikan, baik pendidikan dasar, menengah maupun tingkat perguruan tinggi. Walau demikian, dibandingkan dengan negara maju dan modern lainnya seperti Amerika, Inggris, Jepang, Australia, maka Jerman masih ketinggalan jauh dalam jumlah mahasiswa asing yang sekolah atau menuntut ilmu di negari BMW ini. Amerika Serikat masih merupakan pilihan utama bagi mahasiswa dari Indonesia yang ingin sekolah ke luar negeri. Penyebab sedikitnya jumlah mahasiswa asing yang sekolah ke Jerman, biasanya disebabkan dua hal utama, yaitu lama waktu studi dan kurangnya informasi dunia pendidikan yang tersedia dalam bahasa Indonesia khususnya. Faktor Lama waktu studi, mulai tahun 1998-an sudah terpecahkan dengan ditawarkan program-program setingkat Magister(MBA) atau doktor dalam bahasa inggris. Hal ini berarti mahasiswa asing tidak disulitkan lagi dengan bahasa Jerman yang cukup membuat “sakit kepala” dahulu sebelum belajar ke bidang studi yang kita minati. 

Keistimewaan Jerman

Sebelum orang menentukan sekolah ke Jerman, seharusnya mengetahui apa yang menarik dan istimewa dari pendidikan di Jerman, tanpa mengetahui  dan hanya menuruti apa kata orang, maka hanya kekecewaan yang diperoleh nantinya. Untuk itu sebelum menentukan carilah informasi sebanyak mungkin, keuntungan dan kerugian, enak tidaknya, bagaimana persyaratannya, dll.

Selain itu suatu hal yang penting lagi dalam hal mencari informasi adalah janganlah kita percaya akan satu sumber informasi saja, misal dari tulisan ini atau dari brosur-brosur yang ada di DAAD maupun yang ada di Kedubes Jerman sendiri. Karena kadang kala yang tertulis didalamnya kurang lengkap betul. Ada kalanya ada sesuatu yang masih tersembunyi dan belum diinformasikan. Sehingga bila banyak sumber informasi, maka akan diperoleh banyak pertimbangan dan dapat mengambil keputusan yang tepat. Tetapi jangan menjadi sebaliknya, karena banyak informasi maka menyulitkan menentukan suatu keputusan karena bingung. Oleh karena itu untuk membantu menambah penyediaan sumber informasi yang dibutuhkan, dan guna menentukan pengambilan keputusan untuk belajar di Jerman, dapat dipertimbangan beberapa hal tersebut di bawah ini :

1. Biaya pendidikan gratis. Masalah biaya pendidikan sepertinya masih belum banyak orang yang tahu bahwa di Jerman orang sekolah dari Sekolah Dasar (Grundschule) hingga ke tingkat doktoran tidak dipungut biaya seperti membayar uang gedung, SPP, dll. Dengan kata lain, bahwa sekolah di Jerman adalah gratis. Kalaupun Sekolah gratis! ada pungutan itu berupa iuran sosial (Sozialgebühr) dimana besarnya relatif kecil. Sebagai contoh di Universitas Bremen untuk semester musim panas tahun 2001, penulis hanya membayar sebesar 164,60 DM.

Biaya ini sudah termasuk untuk membeli Semester Ticket. Oleh karena itu bila penulis tidak menginginkan semester tiket, maka hanya dikenakan biaya sebesar 80 DM saja. Kalaupun ada kenaikan iuran sosial ini, sebetulnya dikarenakan perubahan harga BBM yang berfluktuasi setiap tahunnya, dimana kecenderungan fluktuasinya naik. Sebagai contoh untuk iuran sosial semester musim dingin tahun 2001, penulis dikenakan kenaikan sehingga harus membayar sebesar 175,40 DM. Kalau tidak menggunakan semester tiket, maka tetap membayar 80 DMsaja. Untuk Universitas dan Fachhochschule di lain kota mempunyai tarif tersendiri, walaupun semuanya masih termasuk relatif murah.

2. Kesempatan Promosi. Di Jerman, untuk seseorang yang ingin melanjutkan jenjang pendidikan setara S3 (Doktor) mempunyai keistemewaan khusus, yakni bila di Indonesia telah lulus S1 (Sarjana strata satu), maka di Jerman ada kemungkinan untuk promosi langsung ke doktoran (tidak mesti melalui Diploma/ Magister). Hal ini bisa S1 ke S3 langsung, terjadi kalau memenuhi persyaratan dengan melalui penyetaraan ijasah kita. Dengan cara ini seseorang bisa langsung sedikit menyingkat waktu (biasanya temen-temen dari DAAD yang mengambil kursus bahasa Jerman di Goethe Institut Bremen, dimana bila masih S1, maka setelah berkenalan dengan penulis kebanyakan “merubah” haluan untuk dapat langsung memperoleh kesempatan promosi S3/Doktoran). Model promosi seperti ini belum banyak diketahui calon mahasiswa dari Indonesia.

3. Asuransi kesehatan. Selama kita belajar dan tinggal di Jerman diwajibkan memiliki asuransi kesehatan. Hal ini penting kalau kita terpaksa sakit dan masuk ke rumah sakit. Saat pemeriksaan dan tinggal di rumah sakit. Dengan AsKes tidak memikirkan berapa besar biaya yang harus dibayarkan. Semua akan ditanggung oleh asuransi kesehatan yang kita ikuti. Keuntungan ini akan menguntungkan sekali kalau kita mengikuti gesetzliche Versicherung.

4. Hiwi dan Miwi. Hiwi merupakan sebuah kesempatan menjadi pembantu penelitian dari seorang Professor atau Doktor. Kesempatan ini banyak ditawarkan oleh Professor yang kebanyakan kerja di bidang ilmu pengetahuan alam. Pekerjaan utama Hiwi adalah bekerja dengan waktu sekitar 2-4 jam per minggu. Setelah mengikuti Kerja sambilan Hiwi maka besar sekali kemungkinan untuk mendapatkan kesempatan Miwi. Pekerjaan utama Miwi adalah melakukan penelitian untuk bahan disertasinya. Jadi Miwi ini dibutuhkan oleh Professor bagi seseorang yang mau melakukan promosi (Doktor). Honor bulanan yang diperoleh keduanya cukup besar, setara sebagai pengganti beasiswa.

5. Kunjungan ke luar Jerman. Bila seseorang telah dapat masuk dan sekolah di Jerman, maka sebuah kemudahan fasilitas adalah dengan visa Jerman, dapat digunakan untuk mengujungi negara lain yang tergabung dalam Uni-Eropa. Bahkan hingga saat tulisan ini dipersiapkan, visa Jerman dapat digunakan untuk mengunjungi teman di Swiss, atau ke Denmark tanpa mengurus visanya. Kadang kala ada orang beranggapan bahwa bepergian ke luar Jerman merupakan sebuah “pemborosan”. Tetapi di pihak lain juga ada yang beranggapan hal ini merupakan sebuah investasi tersendiri (dibidang inovasi ide, dll). Karena dengan mengunjungi suatu tempat yang baru kita akan mendapatkan sesuatu yang menarik. Sebagai contoh orang yang tinggal di Bremen, kemudian mengunjungi Amsterdam (Belanda), maka akan diketahui bahwa sama-sama kota pantai tetapi Amsterdam. Dari sini juga dapat dilihat suatu kemiripian bahwa pada sisi tata letak kota, biasanya kota di eropa daerah pusat perbelanjaan terletak dekat dengan Stasiun. Bremen dan Amsterdam mempunyai kemiripan ini. Dari hal seperti ini wawasan kita akan terbuka lebar nantinya. Apalagi kalau saat jalan-jalan tersebut dikaitkan dengan bidang kajian kita, maka akan banyak manfaatnya.

6. Flohmarkt. Dalam bahasa Indonesia Flohmarkt mempunyai padanan kata dengan Pasar Loak. Di Jerman Barang murah keberadaan Flohmarkt ini pada awal mulanya tidak begitu dipandang oleh orang Jerman sendiri, karena kalau? membeli barang di loak biasanya berkualitas rendah. Namun saat ini Flohmarkt sudah mempunyai arti sendiri bagi orang Jerman. Kalau mau mencari barang antik, sekedar melepaskan hobi untuk berbelanja, dll, maka Flohmarkt adalah pilihannya. Dan bagi orang asing di Jerman Flohmarkt merupakan lahan untuk mencari tambahan penghasilan. Karena kita bisa berjualan disana dengan tarif sewa luas permukaan per m2 hanya sebesar 7 DM (di Bremen). Kalau mencari buku-buku bekas dari segala jenis buku, disana banyak diperdagangkan.

Barang yang ditawarkan banyak sekali dan beragam, mulai dari orang menjual jarum jahit hingga berjualan mobil bekas ada semuanya. Barang yang dilarang dijual di Flohmarkt adalah sayuran, buah-buahan atau barang kebutuhan untuk makan sehari-hari. Kadang kala kualitas barang di Flohmarkt masih bagus, asal pandai-pandai memilih barang. Hanya kalau membeli barang elektronik tidak disarankan di sini.

7. SSV dan WSV. Merupakan kependekan dari Sommerschlussverkauf dan Winterschlussverkauf, yaitu musim obral di akhir musim panas dan dingin. Seperti saat tulisan ini dilakukan, sedang terjadi SSV dari tanggal 31 Juli hingga 11 Agustus. Biasanya SSV dan WSV berlangsung selama sekitar 2 pekan. Pada SSV dan WSV ini semua toko memberikan diskon atau potongan harga yang besar sekali dari 10-70 %. Diskount diberikan tergantung jenis barangnya. Biasanya untuk barang elektronik kecil sekali diskonnya. Karena diskon inilah, maka harga barang menjadi amat sangat murah sekali. Bahkan penulis pernah mendiskusikan suatu jenis barang dengan harganya, kalau dipikir harga jual tidak sepadan dengan biaya produksinya. Namun hal itu terjadi setiap WSV dan SSV. Hal ini memungkinkan karena sistem Inventurverkauf yang berjalan di Jerman mendukung sekali. Apabila sisa barang tetap disimpan di gudang, maka akan kena pajak yang tinggi. Sehingga untuk menghindari pajak yang besar tersebut, lebih baik diobral semurah mungkin. Barang-barang yang biasanya mendapatkan diskon besar adalah parfum, pakaian, jeans, jaket, t-shirt, dll.

8. Semester Ticket. Fasilitas ini walaupun tidak terdapat diseluruh Universitas dan Fachhochschule di Jerman, namun hampir di kota-kota besar setiap perguruan tinggi memberikan fasilitas ini. Bagi Universitas dan Fachhochschule yang tidak memberikan fasilitas semester ticket ini, biasanya berkaitan dengan jaringan transportasi umum dalam kota yang belum mendukung. Misalnya saja tidak banyak transportasi umum dalam kota. Kadang Angkot murah kala komunitas mahasiswanya yang tidak menghendaki fasilitas tersebut, karena kegunaannya kurang optimal. Manfaat semester ticket ini besar sekali, karena dapat meringankan biaya transportasi dalam kota atau kadang kala hingga keluar kota dengan batas tertentu. Dengan semester ticket, mahasiswa dapat menggunakan semua bus umum, Strassenbahn (kereta listrik), S-bahn atau U-bahn (kereta bawah tanah) dengan gratis dengan waktu tak terbatas. Namun bila seseorang tidak mempunyai fasilitas ini, maka bila bepergian dengan fasilitas transportasi umum dalam kota akan dikenakan sesuai tarif umum, sebagai gambaran sekali bepergian dalam wilayah Bremen saja (Stufe I) harga tiketnya 3,60 DM. Dari pengalaman penulis, fasilitas semester ticket ini jarang sekali dijumpai di negara lain, misalnya di Jepang, Australia, Belanda, Inggris, dll.

9. Transportasi umum. Di Jerman bila seseorang mempunyai hobby jalan-jalan adalah merupakan negara yang layak nomor satu dipilih. Hal ini dikarenakan untuk mencapai kota-kota lain di seluruh Jerman bukan menjadi masalah besar, kapan saja dan dimana saja. Jenis transportasi umumnya adalah kereta listrik (diesel untuk desadesa kecil). Bepergian dengan transportasi ini relatif murah, apalagi pada waktu akhir pekan (Wochenende). Deutsche Bahn (DB) selaku penanggung jawab utama perkeretaan di Jerman menawarkan fasilitas Wochenend Ticket (tiket akhir pekan) kepada warga Jerman. Sepertinya ini malah dijadikan perangsang agar warga Jerman suka jalan-jalan. Harga ticketnya sebesar 35 DM (tahun 1997), kemudian pada tahun 2001 mulai naik menjadi 40 DM. Tiket tersebut dapat digunakan untuk bepergian ke segala arah ke seluruh kota di Jerman untuk maksimal lima (5) orang dewasa. Wochenend Ticket masih dapat digunakan untuk hari Sabtu dan minggu pada tahun 1997. Namun sejak tahun 2000 Wochenend Ticket hanya dapat digunakan pada satu hari saja, yakni hari Sabtu saja atau Minggu saja. Ticket ini berlaku mulai jam 04.00 hingga jam 24.00-02.00. Karena ticket ini murah, maka tidak semua jenis kereta dapat menggunakan dengan ticket ini. Wochenend Ticket berlaku hanya untuk jenis kereta RegionalExpress (RE), RegionalBahn (RB), S-Bahn dan StadtExpress (SE). Semua kereta tersebut termasuk golongan kelas ekonomi, walaupun demikian bila dibandingkan dengan kereta api di Indonesia setara dengan kelas Senja Utama atau Sembrani untuk fasilitas dan kecepatannya. Oleh karena itu hampir setiap akhir pekan, penulis sering menggunakan fasilitas ini untuk jalan-jalan mengunjungi kota-kota lain, baik berkelompok atau terpaksa sendiri. Wochenend Ticket ini menarik buat bepergian dengan keluarga.

10. BahnCard. BahnCard (BC) adalah suatu fasilitas dari Deutsche Bahn dengan memberikan potongan hargaticket sebesar 50 % dari harga normal selama waktu 12 bulan. Untuk mendapatkan harga potongan tersebut, Tampak depan kereta kelas satu ICE (Inter City Express, http://www.bahn.de/) seseorang harus membuat BahnCard dengan menyerahkan foto berwarna 3×4 cm, Passport (orang asing) atau Personalausweis semacam KTP (orang Jerman) dan membayar 270 DM untuk bujangan atau 70 DM buat famili (keluarga + 2 anak, bila keluarga dengan 3 anak maka tidak perlu membayar apa-apa, alias BahnCardnya gratis diperoleh). Dengan BahnCard ini seseorang dapat berpergian kemana saja dengan berbagai jenis kereta dan mendapat potongan harga hingga 50 %. Setiap tahun kadang kala harga ticket ini mengalami perubahan. Selain itu BahnCrad ini tidak berlaku untuk membeliWochenend Ticket agar mendapatkan potongan 50 % lagi. Untuk lebih detailnya saat ini terdapat berbagai macam BahnCard yang ditawarkan kepada penduduk Jerman seperti, Daftar jenis dan harga BahnCard yang berlaku mulai tahun 2001 dan mulai 1 Januari 2002 harga dalam Euro. (Dari expertnet wordpress).
Baca selengkapnya ...

Wednesday, August 24, 2011

Di Finlandia, Kuliah Gratis!

Universitas Helsinki di Finlandia. (Foto: Fotopedia)
FINLANDIA merupakan negara dengan sistem pendidikan terbaik di dunia selama dekade terakhir. Negara Skandinavia ini selalu berada di peringkat teratas berdasarkan penilaian siswa usia 15 tahun dalam kemampuan membaca, matematika dan ilmu pengetahuan.

Penilaian dilakukan Program for International Student Assessment, PISA (Program for International Student Assessment) yang merupakan bagian dari Organisasi Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (Organisation for Economic Co-operation and Development).

Yang istimewa, biaya kuliah di Finlandia, gratis alias bebas biaya. Setelah usia 16 tahun, anak Finlandia memutuskan apakah memilih untuk sekolah akademik atau kejuruan. Universitas dibagi antara akademik dan politeknik atau ilmu terapan. Biaya masuk kuliah gratis untuk siswa asal Finlandia dan Uni Eropa. Untuk siswa asal luar UE, biaya kuliah gratis hanya ada di beberapa universitas.


“Pendidikan gratis merupakan bagian utama sistem kesejahteraan Finlandia. Inggris adalah contoh yang menakutkan. Jika Anda mengambil uang sekolah dari siswa, Anda akan menarik beberapa dana dasar untuk sistem,” ujar Rektor Universitas Helsinki Thomas Wilhelmsso, Independent, Kamis (26/5/2011).

Meski gratis, universitas ini masuk dalam daftar 100 universitas terbaik dunia.

Kuliah gratis memang tampak pantas di Finlandia. Ini jika dibandingkan dengan populasi sekolah di Finlandia yang di bawah 600 ribu. Namun begitu, sekolah dan kampus di Finlandia dikepung oleh Jerman, China, Thailand, Spanyol dan Austria yang ingin tahu resep sistem pendidikan untuk sukses.
(rhs) dari Okezone.com by Hanna Meinita
Baca selengkapnya ...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...